Pengalaman
pedih nyaris menang dalam pertarungan pada pilkada 2016 yang dialami
Hamid-Wawan (HW) bukanlah alasan untuk menyerah dan berhenti berjuang. Hal ini dibuktikan oleh para pendukung HW yang
menyelenggarakan Silaturahim Akbar, Minggu pagi 3 Januari 2016 di gedung PGRI
Wonogiri bersama Ust. H. Jazuli Juwaini, Lc. MA. Acara ini diikuti oleh sekitar 500 peserta
yang merupakan kader PKS dan para pendukung HW.
Dalam
sambutannya, Ngadiyono sebagai ketua umum DPD PKS Wonogiri mengungkapkan bahwa
tahun 2016 ini ia akan melakukan penataan struktur pengurus sampai tingkat DPC.
Sedangkan
Jazuli dalam taujihnya menyampaikan pengalaman dirinya yang pernah dua kali nyaris
menang dalam pilkada periode sebelumnya. Ia mengatakan bahwa pengorbanan yang
dilakukan oleh HW dan para pendukungnya dalam pilkada Wonogiri 2016 ini adalah
Jihad. Dalam pertarungan dan perjuangan ada kemenangan dan kekalahan tapi dalam
jihad selalu ada berbagai bentuk variasi kemenangan. “Jangan kecewa dengan
apa yang hilang saat ini, karena Allah memiliki rekayasa yang lebih baik di
masa mendatang” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa ada 3 faktor kemenangan
dalam jihad yaitu Amal Ruhani, Strategi dan Amunisi/Sarana. Mengambil pelajaran
dari perang Badar yang dimenangkan oleh kaum muslimin, padahal saat itu
jumlahnya hanya sekitar 300 pasukan melawan musuh yang jumlahnya 1000 pasukan. Hal
itu karena kondisi ruhiyah kaum muslim jauh lebih baik dan strategi yang
digunakan pun tepat.
Acara
ini diakhiri oleh doa yang dipimpin Jazuli sendiri dan berjalan dengan khidmat.
Rasa haru mengenang perjuangan di hari-hari kemarin dan harapan di masa depan
membuat para peserta menangis tersedu-sedu. Semoga Allah berkenan memberikan
kemenangan di masa mendatang. (rw)
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !